Produk Murah di jual Mahal

bisnis December 20th, 2008

Mengapa kita masih berkutat dan bersaing habis-habisan saling banting-bantingan harga.

Memangnya gak ada cara lain selain banting-bantingan harga ?

Ada yang memberikan ilmu kepada diriku, katanya kalo bisnis itu rumus nya e=mc2

c nya di kuadratkan. ย Money x Creatifitas kuadrat. Jadi faktor yang sangat mempengaruhi dan gas nya itu bukanlah uang tapi ke-kreatifitasan kita.

Jadi kita harus kreatif saat running business. Jangan mengandalkan uang. Banyak sekali orang diluaran sana, yang kelebihan uang, tapi bingung mau bisnis apa, karena mereka gak kreatif.

Jadi gak selama nya bisnis itu membutuhkan uang banyak, hanya bermodalkan ke kreatifitasan, hasil kita bisa berlipat-lipat.

Salah satu contohnya, banyak sekali produk yang ongkos produksi nya sangatlah murah, tapi dijual sangat mahal. Dan si pembeli membeli nya berebutan seperti kacang goreng.

Padahal pembeli sendiri tahu dan mengerti kalo ongkos produksi produk tersebut sangatlah murah. Tapi mengapa mereka masih rela membeli ?? Rebutan lagi??

Semua nya karena ke kreatifitasan si pengusaha nya tersebut..

Are you creative enough ???

Pernah baca beberapa artikel di internet. Jika kita akan memulai bisnis baru hal yang perlu kita perhitungkan adalah adakah pasar untuk produk yang akan kita jual tersebut ?

Jika memang ada, langkah berikut nya adalah kita dapat memilih untuk fokus hanya pada marketing dan selling atau hanya selling atau sekaligus juga menjadi produsen produk tersebut.

Setelah mengamati dan mensurvei beberapa produsen yang akan di jadikan tempat memproduksi produk yang akan diriku buat , karena diriku hanya ingin fokus untuk marketing dan selling saja, Mengapa hampir 90% produsen tidak dapat menentukan range harga untuk produk yang akan di produksi oleh mereka. Padahal untuk para produsen hal itu merupakan Lead untuk terjadi nya pembelian.
“Harga nya bergantung ini , bergantung itu, bagaimana ini nya, bagaimana itu nya ?”
Jadi kira-kira berapa ya ?
“Wah kita gak bisa menentukan nya sekarang , kita harus lihat sample nya”
Jadi anda sebenernya mau di kasih order apa enggak sih ? Jadi berapa saya harus bayar ????

Mengapa banyak produsen dan pengrajin kurang professional ?
mengapa ????

Mengamati beberapa Toko Online yang diriku kelola, menurut saya :
Pembeli serius di toko online biasa nya tidak banyak tanya. Untuk mendapatkan informasi yang jelas, mereka biasa nya menghubungi kita melalui telephone, sms, fax. Dan setelah itu mereka langsung melakukan transaksi.
Pembeli yang banyak tanya melalui email atau internet messenging rata-rata tidak bukan calon pembeli yang menciptakan transaksi jual beli, mereka biasa nya hanya tanya-tanya saja.
Ada beberapa tipe pembeli yang butuh informasi yang sangat detail, sehingga kita diharapkan untuk memberikan informasi yang sangat detail tentang produk yang kita jual di toko online kita.
Jika anda menerapkan sistem ke agenan pada produk anda, maka berilah informasi yang jelas dan informatif pada website anda. Jika penjelasan yang anda berikan pada website sudah sangat jelas, ada Calon Agen yang terlalu banyak tanya pertanyaan yang telah ada jawaban nya pada website kita, biasa nya calon agen tersebut tidak akan membeli. Sehingga jangan habis-habiskan energi melayani calon agen yang bertanya terlalu banyak tentang hal-hal yang sudah kita jelaskan dengan sangat jelas di webstore kita.

hmm….

sering sekali bertanya-tanya pada diri sendiri, apakah yang seharus nya yang ditulis di blog ?

harus diingat bahwa blog itu mempunyai kekuatan akses seluruh dunia..

semua orang diseluruh dunia, bisa membaca tulisan-tulisan kita,

sehingga harus kita pertimbangkan hal-hal apakah yang seharus nya ditulis di blog atau website pribadi.

Ada berbagai macam topik yang biasa blogger tuliskan pada blog nya.

Ada yang menulis jurnal kehidupan nya dari yang mulai disamarkan dan dibuat tidak jelas, hingga menuliskan nya dengan sangat detail.

Ada yang berdakwah melalui media blog, ada yang berbagi / sharing pengetahuan dan ada juga yang menulis yang dihubungkan dengan bisnis dan profesinya.

Berikut adalah efek negatif yang perlu dipertimbangkan ketika kita terbiasa menulis segala seluk beluk hidup ,pekerjaan dan bisnis kita dalam blog :

Orang dapat dengan mudah mengenal kita, mengetahui segala informasi dan kehidupan kita saat sekarang. Hal ini dapat berakibat buruk apabila ada orang yang beritikad tidak baik kepada kita. Orang jahat tersebut dapat dengan mudah mengetahui informasi-informasi sensitif kita. Ditambah lagi si blogger menginput data yang begitu detail pada situs portal social media, seperti friendster,myspace, facebook dan lain sebagainya. Apa akibat negatif nya ? Orang lain dapat dengan mudah Login pada account-account penting kita. Email misalnya. Si pencari informasi dapat dengan mudah menebak password berbekal informasi yang dia dapatkan di blog dan social media. Kebanyakan orang memilih kata kunci / password gak jauh-jauh dari tanggal lahir, nama, nama anak, nama istri, nama pacar, nama ibu, tanggal dan informasi lainnya yang dapat diperoleh dengan mudah di Blog dan Internet. Orang yang berniat jahat juga dapat dengan mudah mengikuti kebiasaan dan path hidup kita. Kebiasaan yang biasa kita lakukan dapat diperoleh dengan mudah di blog dan website social media. Oleh karena itu bijaksanalah dalam menulis pada blog dan website social media.

Yang kedua ini berhubungan dengan bisnis kita. Anda owner suatu bisnis yang doyan ngeblog? Hati-hatilah orang dapat dengan mudah membaca pikiran, langkah dan action anda jika banyak informasi sensitif yang anda tuliskan pada blog atau profile social media website anda. Pesaing anda dapat dengan mudah mendapatkan informasi bisnis anda tanpa perlu bersusah payah. Pesaing anda dapat dengan mudah mengukur usaha anda. Pesaing anda dapat dengan mudah mematahkan action yang akan anda lakukan. Pokoknya pesaing anda dapat dengan mudah mentrace strategi dan rahasia bisnis anda. Kalau sudah begini, bisnis anda tinggal tunggu waktu dilindas oleh pesaing anda.

Maka dari itu bijaksanalah dalam menulis pada blog anda..

Kalau anda tetep masih suka narsis, kenapa gak sekalian saja anda tuliskan progress dan step bisnis anda, password banking dan email anda, kebiasaan anda , Biar seluruh dunia tahu bahwa anda eksis dan tau bahwa anda benar-benar orang bodoh yang mengaku-ngaku keren.. ๐Ÿ˜€

Pengen sedikit sharing mengenai rekening bank, gara-gara wara wiri ke bank.
Menurut sepengetahuan aku, kalo rahasia jumlah uang dalam rekening pribadi atau perusahaan kita itu yang tau hanyalah kita dan bank Indonesia. Karyawan bank setingkat pimpinan cabang pun, katanya untuk mengetahui berapa jumlah rekenening di tabungan kita harus minta izin dulu sama bank indonesia.
Hmm.. iya juga ya
Emang jumlah uang dalam rekening kita itu adalah privacy para nasabah bank tersebut.
Tidak bisa sembarang orang mengetahui informasi tersebut. Karena mungkin bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.

Tapi ada bagian dari para personel di bank yang dapat langsung mengetahui jumlah rekening kita di Bank. Tidak lain dan tidak bukan adalah Teller. Walaupun cuman teller di bank, tapi dia dapat dengan mudah mengetahui berapa sebenernya jumlah uang kita di bank.
contoh nya ketika kita menarik tunai uang dan atau mencetak buku tabungan. Mau gak mau , teller bank pasti mengetehaui berapa jumlah uang kita di bank.
Bener gak ???
Tanpa bersusah payah ๐Ÿ˜€

Tapi perbankan sudah mempunyai sistem yang sangat mendukung privacy para nasabah nya. Tapi tetep aja dengan keberadaan teller,ย  masih tetap di ketahui seluk beluk rekening kita.
Makannya beberapa bank telah membuat sistem, cetak sendiri buku tabungan. Kalo buat penarikan bisa kali di tarik nya menggunakan cek atau transfer antar rekening.

Hari ini mendapati kejadian lucu dan jarang, beberapa cabang di bank tempat biasa diriku setor tarik uang , ternyata teller nya adalah temen diriku sendiri.

Hmm.. jadi bagaimana jika menghadapi situasi seperti ini ??

Beberapa jalan keluar untuk menghadapi privacy pada situasi seperti ini :

Jika anda akan menyetor uang, maka setorkan uang nya tanpa mencetak buku tabungan. Cetaklah buku tabungan di Bank cabang lain, yang teller nya bukan orang yang anda kenal.

Jika anda memang akan mencetak buku tabungan anda, setelah anda mengantri dan kebagian anda untuk dilayani oleh teller, maka persilakan antrian di belakang anda untuk terlebih dahulu masuk ke antrian teller. Biarlah anda dilayani oleh teller lain temannya rekan anda.

Jika anda akan menarik tunai dari tabungan anda, maka gunakan cara seperti yang kedua.

Khawatir teman nya rekan anda yg sebagai teller juga memberitahukan , lebih baik anda pindah cabang lain untuk transaksi. ๐Ÿ˜€

Demikan lah sedikit sharing gak penting dari diriku, tapi hal ini emang diriku alami sendiri. Teller yang akan melayani diriku adalah teman-teman diriku. Malahan di beberapa cabang bank.
Keep Pretty Good Privacy !!
HIDUP PGP!!

blank