ust. Aam Amirudin

natureBerbicara masalah hakekat hidup sebenarnya membutuhkan rincian yang sangat panjang dan terinci. Namun secara ringkas, hakikat hidup bisa terungkap dari pernyataan Ali bin Abi Thalib. Menurutnya, awal kehidupan adalah tangisan, pertengahannya adalah ujian dan ujungnya adalah kefanaan. Ketika anda lahir anda menangis, dan tangisan itu akan menjadi warna kehidupan. Saat anda sedih dan juga bahagia terkadang ditandai dengan tangisan.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. 57:20)

Dalam perjalanan hidup ini tidak ada orang yang tidak mendapat ujian walaupun kadarnya berbeda-beda namun ujian itu pasti ada.
Semua yang ada dalam genggaman kita pada dasarnya hanya asesoris dan hiasan termasuk gelar akademis, kekayaan, harta dan keduaniaan lainnya. Kalau sudah selesailah semua, giliran pintu kematian yang akan dirasakan seluruh umat manusia.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. (QS.21:35)

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. 28:77)

Ada sesuatu yang kita akam dimiliki secara abadi sampai di akherat. dan juga yang hanya didunai ini. Maka jadikan dunia ini sebagai sarana dan mencari bekal untuk masuk ke alam selanjutnya. Karena alam yang akan dilalui manusia hanyalah one way, satu tiket. Alias tidak bisa balik lagi. Waspadalah, berhati-hati, bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu dan beramal ketika didunia ini.

Wallah a’lam bishowab

Percikan Iman 19 April 2009

Allah mewajibkan kita untuk selalu menjaga Amanah. (Annisa 4:58)
Macam-macam amanah :
1.  Umur (usia / jatah hidup).
Kita hidup di dunia ini sudah diberikan kesempatan, umur, usia dan jatah hidup oleh Allah SWT. Sudah sewajib nya kita harus menjaga amanah yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. Gunakan usia kita untuk hal-hal yang berguna dan bermanfaat untuk diri kita. Gunakan lah banyak kesempatan hidup kita untuk beribadah kepada Allah SWT. Jangan sia-siakan waktu dan umur kita untuk melakukan hal-hal yang tidak berguna. Semua yang kita perbuat di dunia ini akan dimintai pertanggungan jawab tidak terkecuali mengenai Umur ini.

2. Kesehatan.
Kesehatan dalam kehidupan kita ini juga merupakan Amanah dari Allah SWT. Kadang-kadang kita ingkar dan lupa akan nikmat kesehatan ini, ketika sehat kita sering kurang mensyukuri kesehatan yang diberikan Allah SWT kepada kita. Malah sering kita tidak memanfaatkan kesehatan kurang maksimal. Ketika sehat sering kita gunakan waktu dan tubuh kita untuk melakukan perbuatan yang kurang bermanfaat. Atau cenderung untuk keuntungan dunia semata, dan melupakan kepentingan akhirat. Sering juga kita tidak memanfaatkan waktu kita ketika sehat untuk melakukan banyak hal, melainkan menunda-nunda pekerjaan yang sebaiknya dikerjakan ketika kita sehat, sehingga kita tidak bisa melakukan nya ketika sedang sakit.
Ada dua nikmat yang sering dilupakan manusia. Nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan .
3.  Ilmu
Ilmu yang kita miliki juga merupakan amanah dari Allah SWT. Karena dengan ilmu juga kita menjadi memiliki derajat yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Manusia lain yang tidak berilmu. Bagaimana anda menggunakan ilmu anda ? Untuk hal-hal kebaikan ataukah untuk hal-hal keburukan. Karena jika anda telah memiliki ilmu hanya dua kemungkinan yang akan dilaksanakan. Anda mengamalkan ilmu anda untuk hal-hal kebaikan / kebajikan bagi Umat Manusia atau hal-hal keburukan, atau tidak anda amalkan sama sekali. (”,)

Siapa yang berikhtiar mencari ilmu maka Allah SWT memudahkanbaginya menuju pintu Surga.

Maka banyak-banyak lah mencari ilmu, semangat dan giatlah dalam mencari ilmu. Amalkan ilmu anda untuk kemaslahatan orang banyak.

Segala Puji Bagi Allah SWT Tuhan Semesta Alam,
Hidup kita di dunia ini hanya sebentar, rasa nya baru kemarin kita dilahirkan ke dunia yang fana ini. Hari ini jelas sekali perbedaan dan keadaan kita dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Semua perubahan itu begitu cepat dan terjadi tanpa kita sadari.

Mudah-mudahan kita terus berada di jalan yang di ridhoi Allah SWT.

Majelis Percikan Iman 12 April 2009

Def. Syukur :
Syukur adalah menjadikan suatu kenikmatan(kesuksesan) sebagai modal untuk meraikh kenikmatan(kesuksesan).

Bagaimanakah agar kita dapat selalu bersyukur ??
Janganlah selalu melihat kepada Manusia lain yang lebih tinggi dari kita dalam segi Harta, Kekuasaan, Jabatan dan lain sebagainya.
Lihatlah kebawah, niscaya masih banyak manusia-manusia lain yang keadaan tidak seberuntung kita.

Dalam hal apakah kita boleh iri atas kenikmatan dan kesuksesan orang lain ?
Kita diharuskan untuk iri kepada :
Orang yang berilmu, yang dengan ilmu nya tersebut dapat bermanfaat untuk kemaslahatan orang banyak.
Orang yang berharta lalu dengan hartanya itu dipergunakan untuk meringankan beban orang orang yang terpuruk.

Selain itu kita juga harus Qonaah dalam hidup ini.

Apakah itu Qonaah ?
Qonaah adalah menggunakan rezeki yang diberikan Allah SWT sesuai dengan Fungsi nya.

Jadilah manusia merdeka, yang tidak diperbudak oleh Hawa Nafsu dan ke fanaan Dunia.
Selalu bersyukur kepada semua pemberian Allah SWT dengan selalu melihat kepada manusia yang nasib nya kurang beruntung.
Bersikap Qonaah terhadap rezeki pemberian Allah SWT, dan jalani kehidupan ini dengan semangat Mencari Ilmu dan Harta yang dapat bermanfaat untuk kemaslahatan orang banyak…
Mudah-mudahan kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya.

Amin

blank